post-image

Mahasiswa KKN Unhas Olah Barongko Ubi Ungu Atasi Hipertensi di Bangkai

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Bangkai melaksanakan program Demonstrasi Pembuatan Menu Sehat Ramah Hipertensi Berbasis Pangan Lokal di Aula Kantor Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (23/07).

Kegiatan ini merupakan respons atas tingginya kasus hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Lawawoi yang menempati peringkat kedua dari sepuluh penyakit terbanyak dengan 69 kasus pada Juni 2026. Program tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi pola makan sehat berbasis pangan lokal.

Penanggung jawab program, Amaliah Zalsabila Yusuf, menjelaskan bahwa pemanfaatan ubi ungu dan pisang kepok sebagai bahan pangan lokal diharapkan menjadi alternatif menu sehat untuk membantu pengendalian hipertensi di masyarakat.

"Kita bisa manfaatkan potensi lokal yang ada sebagai solusi untuk membantu masyarakat mengendalikan hipertensi," ujar Amaliah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan Barongko Ubi Ungu, inovasi makanan tradisional berbahan dasar ubi ungu dan pisang kepok dengan susu rendah lemak sebagai pengganti santan. Demonstrasi diawali dengan pretest, dilanjutkan edukasi mengenai hipertensi, praktik memasak secara interaktif, kemudian ditutup dengan posttest, pembagian leaflet, resep, dan doorprize.

Ketua PKK Kelurahan Bangkai mengapresiasi inovasi menu yang diperkenalkan.

"Ini adonannya agak kental karena menggunakan ubi ungu," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap masyarakat Kelurahan Bangkai semakin memahami pentingnya pola makan sehat serta mampu memanfaatkan pangan lokal sebagai alternatif menu untuk membantu pengendalian hipertensi secara berkelanjutan.

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Pencegahan Perundungan di UPT SDN 2 Sereang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu berupa Sosialisasi Edukasi Pencegahan Perundungan (Bullying) pada Siswa Sekolah Dasar di UPT SDN 2 Sereang, Desa Sereang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap, Rabu (22/7). 

Program yang diikuti oleh 34 siswa kelas V dan VI ini bertujuan meningkatkan pengetahuan serta kesadaran peserta didik mengenai pentingnya mencegah perilaku perundungan. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, pre-test, post-test, kuis, dan ice breaking agar siswa lebih mudah memahami bentuk, dampak, serta cara mencegah bullying.

Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KKN juga menyerahkan buku saku pencegahan bullying dan materi presentasi kepada pihak sekolah sebagai media pembelajaran. Program kerja ini merupakan salah satu program individu mahasiswa KKN Unhas yang dilaksanakan di bawah bimbingan Rastiawaty, S.H., M.H., selaku Dosen Pendamping Posko KKN Desa Sereang.

Penanggung jawab program, Muh. Rifqi Syahputra, menjelaskan kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman kepada siswa bahwa bullying bukanlah hal yang dapat dianggap sebagai candaan.

"Melalui sosialisasi ini kami berharap siswa berani mencegah dan melaporkan tindakan perundungan, serta membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai," ujar mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik tersebut.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kelas VI UPT SDN 2 Sereang, Fitriani, S.Pd.SD, M.Pd.. Ia menilai bahwa edukasi mengenai perundungan merupakan kebutuhan penting dalam mendukung pembentukan karakter peserta didik. 

"Sosialisasi terkait bullying sangat penting dilaksanakan di sekolah karena dapat membantu siswa, guru, dan orang tua memahami secara lebih jelas apa itu bullying, perilaku apa saja yang termasuk perundungan, dampak yang ditimbulkan, serta bagaimana cara mencegah dan menanganinya," tuturnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unhas berharap pemahaman siswa mengenai pencegahan bullying terus meningkat, serta terbentuknya budaya sekolah yang bebas dari perundungan. Program ini mendukung pencapaian SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN-T Unhas Ajarkan Siswa SD Kelola Uang Lewat Edukasi Menabung

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Menabung Sejak Dini bagi siswa kelas III SD Negeri 04 Balocci, Desa Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.

Program ini digagas sebagai bentuk kepedulian mahasiswa KKN-T Unhas terhadap literasi keuangan anak, mengingat kebiasaan menabung akan lebih mudah tertanam apabila diperkenalkan sejak dini. Kegiatan tersebut turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas melalui penguatan literasi keuangan sejak usia sekolah dasar, serta SDGs poin 1 tentang Tanpa Kemiskinan dengan menanamkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

Penanggung jawab kegiatan, Nabila, menjelaskan bahwa program ini dirancang agar anak-anak dapat memahami pengelolaan keuangan sederhana dengan cara yang mudah dipahami sesuai usia mereka.

"Kami ingin anak-anak terbiasa menabung dan bijak membedakan kebutuhan dan keinginan sejak dini," ujar Nabila.

Mahasiswa mengawali kegiatan dengan sesi perkenalan dan ice breaking, kemudian menyampaikan materi mengenai pentingnya menabung, perbedaan kebutuhan dan keinginan, serta cara sederhana mengelola uang saku. Pemahaman siswa kemudian diperkuat melalui kuis secara berkelompok maupun individu, disertai pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Unhas berharap siswa SD Negeri 04 Balocci dapat membiasakan diri menabung dan mengelola uang secara bijak sejak usia dini, sehingga menjadi bekal dalam membangun perilaku keuangan yang bertanggung jawab di masa depan.

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK