post-image

Mahasiswa KKN-T Perubahan Iklim Unhas Edukasi Pemilahan Sampah di Tiga RW Kelurahan Bira

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Edukasi Pemilahan Sampah di tiga wilayah Kelurahan Bira, Kecamatan Tamalanrea, Kota Makassar, yaitu RW 04 pada Rabu (22/07), RW 06 pada Jumat (24/07), dan RW 01 pada Sabtu (25/07). 

Kegiatan ini dihadiri oleh ketua RW, ketua RT, serta masyarakat setempat sebagai upaya meningkatkan kesadaran warga dalam memilah sampah sejak dari rumah. Program edukasi dilaksanakan secara interaktif melalui penyampaian materi dan sesi diskusi. 

Mahasiswa KKN-T menjelaskan pentingnya pemilahan sampah, dampak lingkungan akibat sampah yang tidak dipilah, keterkaitannya dengan perubahan iklim, pengenalan jenis-jenis sampah, cara memilah sampah dengan benar, hingga alternatif pengolahan sampah yang sudah tidak lagi diterima di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Makassar. 

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme dengan aktif berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menerapkan pemilahan sampah. Salah satu persoalan utama yang disampaikan warga adalah belum tersedianya wadah khusus untuk memilah sampah di lingkungan mereka. 

Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN-T menyarankan agar masyarakat memanfaatkan wadah yang sudah tersedia di rumah, seperti ember bekas cat, galon bekas, atau wadah lainnya, sehingga pemilahan sampah dapat mulai diterapkan tanpa harus mengeluarkan biaya tambahan. Ketua RW 01 Kelurahan Bira, Multazam, berharap pemerintah dapat memberikan dukungan berupa penyediaan fasilitas pemilahan sampah bagi masyarakat. 

"Untuk saat ini kita belum bisa melakukan pemilahan karena belum disediakan wadah. Harapan saya untuk Pemerintah Kota Makassar, kami ingin melaksanakan program pemerintah, namun kendalanya masyarakat yaitu tidak adanya wadah tempat untuk memilah. Saya harap Pemkot Makassar melalui kecamatan dan kelurahan dapat memfasilitasi hal tersebut agar pemilahan sampah bisa terlaksana dengan baik," ujarnya.

Melalui program ini, mahasiswa KKN-T berharap masyarakat Kelurahan Bira dapat mulai menerapkan kebiasaan memilah sampah dari rumah menggunakan sarana yang tersedia. Program ini juga sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) poin 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) , tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), dan tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN-T Unhas Kenalkan Aplikasi Plantix untuk Identifikasi Kondisi Tanaman di Desa Cenrana

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan aplikasi Plantix sebagai salah satu program kerja di bidang pertanian, Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (24/7). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mengidentifikasi penyakit tanaman, serangan hama, serta indikasi kekurangan unsur hara secara cepat dan praktis. 

Mahasiswa KKN-T memperkenalkan Plantix sebagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu menganalisis kondisi tanaman melalui foto yang diambil menggunakan kamera telepon pintar. Selain menampilkan hasil identifikasi, aplikasi ini juga memberikan informasi mengenai penyebab kerusakan tanaman beserta rekomendasi penanganannya.

Selanjutnya, peserta mengikuti demonstrasi penggunaan aplikasi mulai dari proses mengunduh, membuat akun, hingga melakukan identifikasi kondisi tanaman secara langsung. Pada sesi praktik, peserta mencoba memotret bagian tanaman yang mengalami gejala tertentu untuk melihat hasil analisis yang diberikan aplikasi. 

Sebagai bentuk evaluasi, mahasiswa KKN mewawancarai salah satu peserta, Firman, mengenai manfaat aplikasi Plantix. Menurutnya, aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi petani dalam mengenali penyakit tanaman sejak dini.

"Cukup membantu karena penyakit tumbuhan bisa terdeteksi melalui aplikasi. Jadi akan sangat membantu masyarakat untuk mengetahui penyakit tanamannya," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap masyarakat Desa Cenrana semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN-T Unhas Edukasi Air Bersih dengan Bahan Bekas di SDN 212 Pinrang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar program KARSA BACA di SDN 212 Pinrang, Kelurahan Bentengnge, Kabupaten Pinrang, Jumat (24/07). Program ini mengombinasikan kegiatan literasi, edukasi, dan praktik pembuatan saringan air sederhana dari bahan bekas.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal siswa. Selanjutnya, mahasiswa membacakan buku cerita anak Saring, Saring! karya Winda Listya sebagai media pengenalan pentingnya air bersih. Usai sesi membaca, para siswa diajak praktik langsung secara berkelompok membuat saringan air menggunakan botol plastik bekas, tisu, pasir, arang, dan kerikil.

Melalui metode ini, siswa tidak hanya memahami prinsip dasar penyaringan air, tetapi juga diajak memanfaatkan sampah plastik serta peduli terhadap lingkungan. Rangkaian acara diakhiri dengan post-test untuk mengevaluasi efektivitas pembelajaran berbasis literasi dan praktik tersebut.

Kepala SDN 212 Pinrang, Akbar, mengapresiasi inovasi program edukasi yang dibawakan oleh mahasiswa Unhas. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru kepada siswa.

“Mahasiswa KKN telah melaksanakan program kerja yang disusun dengan baik dan seluruh kegiatannya berjalan lancar. Kami mengucapkan terima kasih karena telah menghadirkan pembelajaran berbasis literasi yang memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa di SDN 212 Pinrang,” ujar Akbar.

Kegiatan ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), serta SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK