post-image

KKN-T Stunting Unhas Paparkan 6 Program Kerja untuk Tekan Angka Stunting di Desa Maccini Baji

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Stunting Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Selasa (21/07). 

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa Maccini Baji, kepala dusun, Bhabinkamtibmas, kader posyandu, imam dusun,  serta sejumlah pemangku kepentingan yang selama ini aktif terlibat dalam upaya penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Maccini Baji, Muhammad Rais mengatakan kekhawatirannya akan angka stunting di desa Maccini Baji. Ia berharap mahasiswa KKN dapat memberikan solusi terhadap permasalahan tersebut.

“Aangka kasus stunting di Desa Maccini Baji saat ini mengalami peningkatan yang cukup mengkhawatirkan dibandingkan tahun lalu, sehingga kami sangat berharap kehadiran kalian dapat memberikan kontribusi serta solusi nyata bagi masyarakat kami di sini,” ujar Rais.

Dalam pemaparan program kerja, mahasiswa KKN-T menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari genetik, riwayat penyakit, hingga faktor utama berupa kekurangan gizi kronis. Berdasarkan pemahaman tersebut, mahasiswa menyusun sejumlah program kerja yang berfokus pada edukasi, khususnya bagi orang tua dan ibu hamil.

Dibawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan, Dr. Hasan Basri, sejumlah program kerja disiapkan untuk mendukung upaya pencegahan dan penurunan angka stunting di Desa Maccini Baji, yaitu Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan, Aksi Menanam Kelor, dan Sanitasi Ceria, Edukasi Isi Piringku, Gerakan Edukasi Tablet Tambah Darah bagi Remaja, dan Edukasi Bahaya Cacingan pada Anak.

Rangkaian program kerja tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2: Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) melalui peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pemenuhan gizi dan tujuan 3: Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) melalui upaya pencegahan stunting dan peningkatan kesehatan ibu serta anak.

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Keselamatan Berkendara dan Pertolongan Pertama bagi Generasi Pesisir

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk "Siaga di Darat, Sigap di Laut: Edukasi Keselamatan Berkendara dan Pertolongan Pertama bagi Generasi Pesisir" untuk siswa kelas 9 di MTs DDI Cambalagi, Desa Tupabbiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa (21/07).

Program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan desa yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan generasi muda pesisir terhadap potensi kecelakaan di darat maupun di laut. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif kepada siswa, meliputi edukasi keselamatan berkendara, keselamatan saat beraktivitas di laut, serta praktik dasar pertolongan pertama.

Penanggung jawab program, I Gusti Bagus Agung Amanta Pradipa, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya membangun budaya keselamatan sejak dini, khususnya bagi masyarakat pesisir yang memiliki mobilitas tinggi baik di jalan maupun di laut.

"Generasi pesisir memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap kecelakaan, baik saat berkendara maupun ketika beraktivitas di laut. Melalui edukasi ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami pentingnya keselamatan, tetapi juga memiliki kemampuan dasar memberikan pertolongan pertama," ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari pihak sekolah serta pemerintah desa yang turut memfasilitasi jalannya program. Salah satu guru MTs DDI Cambalagi, Saniah memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai relevan dengan kondisi masyarakat Desa Tupabbiring.

"Program ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Kami berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan agar kesadaran mengenai keselamatan dan kemampuan memberikan pertolongan pertama semakin meningkat," ungkapnya.

Program edukasi keselamatan dan mitigasi kecelakaan ini sejalan dengan pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), khususnya target mengurangi angka kematian serta cedera akibat kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan pencegahan cedera di kawasan pesisir melalui keterampilan pertolongan pertama.

TIM MEDIA KKN

post-image

Tingkatkan Transparansi Informasi, KKN Unhas Gelar Pelatihan PPID untuk Aparatur Kelurahan Leang-Leang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Keterbukaan Informasi Publik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) merampungkan program kerja bertajuk "Pelatihan Pemilihan Informasi PPID, Teknik Copywriting, dan Upload Media Sosial bagi Staf Kelurahan". Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Selasa (21/7).

Program ini dirancang untuk menjawab tantangan tata kelola informasi publik di Kelurahan Leang-Leang agar dapat dikelola secara mandiri dan transparan melalui media sosial resmi. Selama ini, perangkat kelurahan kerap menghadapi kendala dalam memilah dokumen publik yang aman untuk disebarluaskan. Selain itu, kemasan pesan pelayanan publik dinilai masih kaku sehingga kurang informatif bagi masyarakat lokal.

Penanggung jawab program kerja, Nikita Maulana Putri, menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada penguatan kapasitas aparatur kelurahan dalam memilah dokumen ke dalam tiga kategori utama PPID, yaitu Profil dan ringkasan anggaran kelurahan, SOP pengurusan syarat pelayanan administratif dasar (seperti SKU dan SKTM),  serta Imbauan (darurat, bencana, atau penyaluran bantuan sosial).

“Melalui pelatihan dan penyerahan buku saku panduan praktis, kami berharap staf kelurahan dapat dengan cepat memilah mana informasi publik yang aman disebar serta mampu menyusun pesan dengan teknik copywriting yang komunikatif,” ujar Nikita.

Selain fokus pada klasifikasi berkas, pelatihan ini turut membekali peserta dengan formula copywriting sederhana. Staf kelurahan juga dibekali panduan teknis pengunggahan konten visual serta pemanfaatan fitur Highlights (Sorotan) media sosial. Fitur ini penting agar dokumen pelayanan krusial tetap mudah diakses warga kapan saja tanpa tertimbun unggahan baru.

Melalui sinergi ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap Kelurahan Leang-Leang mampu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan adaptif digital. Kemitraan ini juga mencerminkan implementasi SDGs Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui penguatan kapasitas kelembagaan dan transfer pengetahuan guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih terbuka, efektif, dan berkelanjutan.

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK