post-image

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Paparkan Program Kerja di Desa Wanio

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar Seminar Program Kerja di Desa Wanio, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (13/07). Seminar turut dihadiri Dosen Pendamping KKN (DPK) Posko Desa Wanio, Rizky Chaeraty Syam, S.K.M., M.Kes., yang mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Koordinator Desa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 Unhas di Desa Wanio, Purna Hidayat, menjelaskan, seluruh program merupakan hasil analisis kebutuhan masyarakat sehingga diharapkan dapat memberikan solusi terhadap berbagai persoalan kesehatan di desa.

“Program kerja yang kami susun merupakan hasil observasi lapangan serta analisis data kesehatan yang telah kami peroleh. Karena itu, kami berharap program-program ini dapat menjawab kebutuhan masyarakat Desa Wanio. Kami juga mengharapkan dukungan, partisipasi, dan kerja sama seluruh masyarakat agar setiap program dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Purna.

Sejumlah program unggulan yang diperkenalkan berfokus pada upaya promotif dan preventif, di antaranya Bank Sampah, Silent Killer (edukasi dan skrining hipertensi), RESPIRASI (edukasi ISPA, praktik cuci tangan, dan aksi sanitasi), Misi Senyum Sehat, JAS (Jelajah Jajan Sehat), PIPSADI (Pintar Pilah Sampah Sejak Dini), Tumbuh Optimal, edukasi pemanfaatan tanaman obat untuk pencegahan ISPA, serta Tubuhku Aman, Hatiku Nyaman melalui metode body mapping. Seluruh program dirancang dengan melibatkan pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat agar pelaksanaannya berjalan optimal dan berkelanjutan.

Apresiasi juga disampaikan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Wanio, Drs. Najmuddin. Menurutnya, program-program yang disusun mahasiswa relevan dengan kebutuhan masyarakat dan berpotensi memberikan dampak positif apabila dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen desa.

“Program kerja ini sangat baik karena membawa unsur kesehatan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat. Saya berharap adik-adik KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin dapat berbaur dengan masyarakat sehingga program-program yang dijalankan dapat diterima dan memberikan manfaat,” katanya.

Pelaksanaan program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being) melalui penguatan upaya promotif, preventif, deteksi dini faktor risiko penyakit, serta pemberdayaan masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung Asta Cita ke-4 yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Dengan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, program-program tersebut diharapkan mampu menciptakan masyarakat Desa Wanio yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.

post-image

Mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas Paparkan Delapan Program Kerja di Ponrangae

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Kelurahan Ponrangae, Kecamatan Pitu Riawa, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (13/07).

Seminar dihadiri Lurah Ponrangae, Hartati, S.E., beserta jajaran, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, kader kesehatan, perwakilan Puskesmas, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Dalam sambutannya, Hartati mengapresiasi kehadiran mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin di wilayahnya.

“Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin di Kelurahan Ponrangae. Kami berharap seluruh program yang akan dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempererat kerja sama antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan delapan program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan identifikasi kebutuhan masyarakat. Program tersebut meliputi SIGAP SEMANGAT, SIGAP KESGIMUL, SIGAP HIPERTENSI, SIGAP PIRINGKU, SIGAP ANEMIA, SIGAP CERIA, SIGAP RABIES, dan SIGAP PPGD yang berfokus pada upaya promotif, preventif, serta edukasi kesehatan.

Seminar berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat guna menyempurnakan pelaksanaan program. Koordinator mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Angkatan 69 di Kelurahan Ponrangae menegaskan pentingnya dukungan seluruh pihak dalam menyukseskan program yang telah dirancang.

“Seluruh program yang kami susun merupakan hasil identifikasi kebutuhan masyarakat dan koordinasi dengan pemerintah kelurahan serta Puskesmas. Kami berharap program-program ini dapat berjalan dengan dukungan seluruh elemen masyarakat sehingga mampu memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan bagi Kelurahan Ponrangae,” ujarnya.

Pelaksanaan program tersebut mendukung pencapaian SDGs Tujuan 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), dan Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan), serta sejalan dengan Asta Cita dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

TIM MEDIA KKN

post-image

Wujudkan Jalan Aman, KKN Unhas Pasang Lampu Surya di Kamanre

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) memaparkan program kerja peningkatan keselamatan dan keamanan lingkungan dalam Seminar Program Kerja di Kantor Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Senin (13/07).

Program yang disosialisasikan kepada pemerintah desa dan masyarakat ini meliputi pemasangan dua lampu tenaga surya dan satu kaca cembung pada titik strategis desa, sejalan dengan SDGs poin ke-11 tentang Kota dan Komunitas Berkelanjutan. Koordinator Desa KKN Unhas Desa Kamanre, Hadi Ferdiansyah Sulkarnain, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan nyata masyarakat, yakni kondisi jalan desa yang minim penerangan pada malam hari serta tikungan dengan jarak pandang terbatas bagi pengendara.

“Kami berinisiatif menghadirkan lampu tenaga surya dan kaca cembung sebagai solusi sederhana namun berdampak besar bagi keselamatan masyarakat,” ujar Hadi.

Program ini merupakan hasil observasi lapangan yang dilakukan mahasiswa KKN bersama pemerintah desa dan masyarakat setempat untuk mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan perhatian khusus. Pemasangan sarana dilakukan secara gotong royong bersama aparat desa dan warga.

Masyarakat menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan manfaat yang dapat dirasakan langsung dalam kehidupan sehari-hari. Selain meningkatkan keamanan pengguna jalan, pemasangan lampu tenaga surya juga menjadi bentuk pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unhas berupaya menghadirkan solusi konkret atas permasalahan yang ada di desa. Fasilitas yang telah dipasang diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dijaga bersama demi terciptanya lingkungan Desa Kamanre yang lebih aman, nyaman, dan berkelanjutan.

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK