Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat (PBPM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Pembekalan Umum dan Pelepasan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 di Baruga A. P. Pettarani Unhas, Senin (29/6).
Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU., CSRS., CRMP., menjelaskan bahwa KKN merupakan tahap transisi bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.
“Ketika mahasiswa turun ke masyarakat, interaksi harus dijaga dengan baik. Kalian akan bertemu pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan berbagai kalangan sehingga kemampuan berkomunikasi menjadi hal yang sangat penting,” ujar Syarifuddin.
Ia menambahkan, setiap program kerja harus disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat serta menghasilkan luaran yang dapat dimanfaatkan setelah kegiatan KKN berakhir. Selain itu, mahasiswa diwajibkan mengisi logbook melalui Sistem Informasi Manajemen KKN, mendokumentasikan kegiatan dalam bentuk berita dan video, serta menyelesaikan seluruh administrasi sesuai ketentuan. Pelanggaran terhadap aturan KKN akan memengaruhi penilaian akademik sesuai tingkat pelanggaran yang dilakukan.
Salah seorang peserta KKN dari Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Afwan, berharap pelaksanaan KKN menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“KKN diharapkan menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan teori yang telah dipelajari sehingga mampu memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan menjadi bekal ketika memasuki kehidupan setelah lulus dari Unhas,” tuturnya.
Melalui pembekalan ini, Unhas menegaskan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa sebagai agen perubahan yang mampu membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan selama pelaksanaan KKN. Kegiatan ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan program pengabdian yang berkelanjutan serta memberikan dampak bagi pembangunan daerah.



