post-image

KKN Unhas Satukan Gagasan bersama Masyarakat Desa Takkalasi melalui Seminar Program Kerja

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan seminar Program Kerja di Aula Kantor Desa Takkalasi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (16/07).

Mengusung tema "Menyatukan Gagasan, Menghadirkan Perubahan”, kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Takkalasi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Babinsa, tenaga kesehatan, Gapoktan, tokoh masyarakat, serta Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) Unhas secara daring.

Dalam seminar tersebut, koordinator mahasiswa memaparkan delapan program kerja yang terbagi ke dalam empat pilar utama, yakni pertanian, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan.

Pada sektor pertanian, program yang diusung meliputi Analisis Usaha Tani Berbasis Data, Mapping Kelompok Tani, serta Sosialisasi Pembuatan Mikroorganisme Lokal (MOL). Sementara di bidang pendidikan, dihadirkan program Membangun Kemampuan Public Speaking dan Edukasi Pencegahan Cyberbullying sejak dini.

Untuk sektor kesehatan, mahasiswa mencanangkan program Gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARI) sebagai upaya menekan angka stunting. Terakhir, di bidang lingkungan, fokus diarahkan pada pemanfaatan limbah kulit jagung menjadi kertas daur ulang serta pembuatan tempat sampah minim asap.

Menanggapi rencana tersebut, Kepala Desa Takkalasi memberikan apresiasi terhadap pendekatan yang dilakukan mahasiswa KKN Unhas. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat yang nyata bagi warga desa.

“Kami mengapresiasi anak-anak Mahasiswa KKN Tematik Gelombang 116 Unhas karena sebelum menyusun program kerja, terlebih dahulu melakukan observasi dan berdiskusi dengan masyarakat. Kami berharap seluruh program ini dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Rangkaian program kerja ini juga dirancang selaras dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi Desa yang Bertanggung Jawab), serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Pembangunan ).

TIM MEDIA KKN

post-image

Sasar Penguatan UMKM dan Digitalisasi, KKN Unhas Usung Program BERDAYA di Lompulle

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar Seminar Program Kerja di Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (16/07).

Forum ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memaparkan sembilan program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lompulle, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL).

Mahasiswa KKN-T Unhas, Mega Muniarti Lestari menjelaskan bahwa mereka menghadirkan satu program kolektif dan delapan program individu. Program kolektif yang menjadi unggulan bertajuk Bersama Mendorong Daya Saing Usaha (BERDAYA). 

“Program tersebut difokuskan pada pendampingan UMKM desa melalui penguatan identitas usaha, pemasaran digital, administrasi keuangan sederhana, hingga digitalisasi lokasi via Google Maps,” ungkapnya.

Sementara itu, delapan program individu yang dicanangkan meliputi digitalisasi layanan administrasi desa berbasis QR Code, penguatan keuangan BUMDes, penyusunan peta potensi perikanan, pembuatan reflektor jalan tani, edukasi Smart Energy Corner, pembuatan video profil desa berbahasa Prancis, promosi Geopark Sungai Walannae, serta pendampingan QRIS bagi UMKM.

Rangkaian program inovasi ini dirancang selaras dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Di antaranya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat program BERDAYA, SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui digitalisasi layanan, SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) pada aspek keselamatan infrastruktur dan wisata, serta SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).

Melalui pelaksanaan program tersebut, Mega berharap mahasiswa KKN-T dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Lompulle sekaligus mendorong terciptanya pembangunan desa yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Usung Program Penguatan Literasi di Desa Bontokassi


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (15/07). 

Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Bontokassi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, Babinsa, Binmas, pengelola perpustakaan desa, Rumah Baca Pangadakkang, Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal bersama pemerintah desa, pihak sekolah, serta warga. 

Sebagai bagian dari KKN Tematik Literasi Unhas yang bermitra dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), program-program yang dipresentasikan merupakan turunan dari tema penguatan literasi yang disesuaikan kebutuhan Desa Bontokassi. Program tersebut meliputi penguatan budaya baca dan tulis, optimalisasi taman baca masyarakat dan perpustakaan desa, pendampingan kegiatan literasi, serta edukasi bagi berbagai kelompok usia.

Kepala Desa Bontokassi, Muhammad Aksin Suarso, S.S., M.Pd., berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar program yang telah dirancang dapat dijalankan secara maksimal.

“Programkanlah yang kira-kira bisa dilaksanakan, dan laksanakan apa yang telah diprogramkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur desa untuk mendukung pelaksanaan program mahasiswa KKN. “Mari kita berkolaborasi dalam menyukseskan program ini, sehingga kita akan mendapatkan hasil yang otomatis kita harapkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPD Bontokassi, Makkaraeng, S.E. Dg. Nyomba, berharap mahasiswa dapat berperan aktif dalam memperkuat budaya literasi di desa melalui pemanfaatan taman baca masyarakat dan perpustakaan desa.

“Hari ini saya minta kepada anak-anak KKN untuk lebih proaktif lagi di masyarakat di dalam meningkatkan taman baca dan budaya tulis itu tadi,” ungkapnya.

Melalui seminar program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Unhas bersama Pemerintah Desa Bontokassi berkomitmen membangun kolaborasi untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat serta mengoptimalkan potensi fasilitas literasi yang telah tersedia di desa. SDGS

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK