Universitas Hasanuddin (Unhas) mulai mempersiapkan keberangkatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 melalui pendistribusian atribut peserta. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu (19–21/6), di Kantor KKN Unhas.
Distribusi atribut dilakukan secara bertahap berdasarkan fakultas masing-masing peserta. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan proses pengambilan berjalan tertib dan lancar menjelang pelaksanaan KKN.
Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., mengatakan pembagian atribut menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kesiapan mahasiswa sebelum terjun langsung ke masyarakat.
Menurutnya, atribut KKN tidak hanya berfungsi sebagai perlengkapan kegiatan, tetapi juga menjadi identitas mahasiswa sebagai representasi Universitas Hasanuddin selama menjalankan program pengabdian.
“Mahasiswa membawa nama Universitas Hasanuddin ketika berada di tengah masyarakat. Karena itu, atribut ini menjadi bagian dari identitas yang harus dijaga dan digunakan dengan baik selama pelaksanaan KKN,” ujarnya.
Dalam proses pengambilan atribut, mahasiswa diwajibkan hadir secara langsung sesuai jadwal yang telah ditentukan. Panitia tidak memperkenankan pengambilan dilakukan melalui perwakilan. Adapun ukuran atribut yang diberikan telah disesuaikan dengan data yang tercantum pada registrasi awal peserta.
Syarifuddin turut mengimbau mahasiswa untuk menjaga atribut yang telah diterima karena setiap peserta hanya memperoleh satu unit atribut selama pelaksanaan KKN.
“Kami berharap mahasiswa dapat menjaga atribut tersebut dengan baik karena akan digunakan selama kegiatan KKN berlangsung. Bagi peserta yang berhalangan hadir sesuai jadwal, pengambilan masih dapat dilakukan pada hari kerja sebelum keberangkatan,” jelasnya.
TIM MEDIA KKN



