post-image

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Mitigasi Perubahan Iklim melalui Workshop Pengolahan Limbah Kertas

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan Workshop Edukasi dan Pemanfaatan Kembali Limbah Kertas Menjadi Pot Recycle Ramah Lingkungan (Biodegradable Pot) di UPT SD Negeri 3 Batu, Desa Compong, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Senin, (20/7). 

Penanggung  jawab program, Azzahrah Nova Safitri menyebutkan ada 48 siswa yang mengikuti kegiatan ini. Ia juga menjelaskan workshop ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengolahan limbah kertas menjadi pot tanam ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti polybag plastik.

"Kami berharap siswa menjadi Pahlawan Cilik Penjaga Bumi yang memahami pentingnya menjaga lingkungan serta mampu mengelola sampah melalui pemanfaatan limbah kertas menjadi pot tanam ramah lingkungan. Langkah sederhana ini diharapkan dapat mengurangi sampah plastik dan mendukung mitigasi perubahan iklim," ujarnya.

Kepala UPT SD Negeri 3 Batu mengapresiasi program ini. Ia berharap kebiasaan  yang dibagun melalui kegiatan ini terus berkembang di sekolah maupun di lingkungan rumah.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kebiasaan baik ini terus berkembang di sekolah maupun di lingkungan rumah," ungkapnya.

Program tersebut merupakan bagian dari KKN Tematik Perubahan Iklim dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Quality Education), 12 (Responsible Consumption and Production), dan 13 (Climate Action).

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Keselamatan Kelistrikan bagi Siswa SD

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu bertajuk Electrical Safety Awareness di SD Negeri 9 Pangkajene, Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Senin (20/07). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai penggunaan listrik yang aman sebagai upaya mencegah kecelakaan dan kebakaran akibat listrik sejak usia dini.

Program tersebut diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Unhas, M. Azka Fadhil. Ia dan tim menggunakan metode pembelajaran interaktif berupa penyampaian materi, demonstrasi sederhana, diskusi, permainan edukatif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman siswa. Selain itu, peserta juga memperoleh poster dan buku saku sebagai media pembelajaran yang dapat digunakan kembali di sekolah maupun di rumah.

"Melalui program ini kami ingin menanamkan budaya keselamatan kelistrikan sejak usia dini agar anak-anak mampu mengenali potensi bahaya listrik serta menerapkan kebiasaan penggunaan listrik yang aman dalam kehidupan sehari-hari," ujar M. Azka Fadhil.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Kepala SD Negeri 9 Pangkajene, Abdul Hajir Hamzah, S.Pd. mendukung penuh pelaksanaan penyuluhan dan mendorong keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung.

"Materi yang diberikan sangat bermanfaat karena disampaikan dengan cara yang mudah dipahami dan sesuai dengan usia anak-anak. Kami berharap kebiasaan baik yang dipelajari hari ini dapat diterapkan oleh siswa di rumah maupun di lingkungan sekitarnya," ungkapnya.

Melalui program Electrical Safety Awareness, mahasiswa KKN Unhas berharap dapat menumbuhkan budaya keselamatan kelistrikan sejak dini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Tujuan 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui edukasi berbasis ilmu pengetahuan dan pengabdian kepada masyarakat.

TIM MEDIA KKN

post-image

Cerdas Mengulas Buku, KKN Unhas Latih Literasi Siswa SD Bilacaddi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Narasi Cerdas Mengulas Buku diUPT SD Negeri 6 Bilacaddi, Senin (20/07).

Program ini bertujuan meningkatkan minat baca anak sejak dini sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dan mendorong interaksi sosial siswa, sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas. 

Kegiatan diawali dengan pre-test kepada 23 siswa kelas IV untuk mengukur kemampuan dasar membaca melalui empat subtes, yaitu pengenalan huruf, membaca suku kata, membaca kata bermakna, dan membaca teks sederhana. Tes dilakukan secara perorangan sementara tim KKN mencatat hasil bacaan tiap siswa sebagai dasar penyusunan materi pembelajaran selanjutnya.

Penanggung jawab program kerja, Muh. Fathir Arif menjelaskan bahwa hasil pre-test menunjukkan kemampuan membaca siswa yang bervariasi.

"Banyak siswa sudah bisa membaca dengan baik dan mengenali huruf dengan benar, namun ada juga yang masih kesulitan mengeja kata, membedakan huruf tertentu, dan membaca dengan benar," ujarnya.

Berdasarkan hasil tersebut, siswa yang telah memiliki kemampuan membaca dengan baik dapat berpartisipasi dalam kegiatan mengulas buku secara optimal, sedangkan siswa yang masih kurang dalam mengenali huruf dan membaca akan mendapat pendampingan lebih dari tim KKN agar tidak tertinggal dalam proses belajar literasi. 

Melalui pre-test ini, tim KKN berharap program mengulas buku dapat dilaksanakan lebih terarah dan efektif, sehingga mampu meningkatkan keterampilan membaca, memperkuat pemahaman siswa, serta menumbuhkan budaya literasi di kalangan siswa kelas IV SD Bilacaddi.

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK