post-image

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Mitigasi Perubahan Iklim melalui Workshop Pengolahan Limbah Kertas

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) mengadakan Workshop Edukasi dan Pemanfaatan Kembali Limbah Kertas Menjadi Pot Recycle Ramah Lingkungan (Biodegradable Pot) di UPT SD Negeri 3 Batu, Desa Compong, Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Senin, (20/7). 

Penanggung  jawab program, Azzahrah Nova Safitri menyebutkan ada 48 siswa yang mengikuti kegiatan ini. Ia juga menjelaskan workshop ini bertujuan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengolahan limbah kertas menjadi pot tanam ramah lingkungan sebagai alternatif pengganti polybag plastik.

"Kami berharap siswa menjadi Pahlawan Cilik Penjaga Bumi yang memahami pentingnya menjaga lingkungan serta mampu mengelola sampah melalui pemanfaatan limbah kertas menjadi pot tanam ramah lingkungan. Langkah sederhana ini diharapkan dapat mengurangi sampah plastik dan mendukung mitigasi perubahan iklim," ujarnya.

Kepala UPT SD Negeri 3 Batu mengapresiasi program ini. Ia berharap kebiasaan  yang dibagun melalui kegiatan ini terus berkembang di sekolah maupun di lingkungan rumah.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa memperoleh pengetahuan sekaligus keterampilan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kami berharap kebiasaan baik ini terus berkembang di sekolah maupun di lingkungan rumah," ungkapnya.

Program tersebut merupakan bagian dari KKN Tematik Perubahan Iklim dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 (Quality Education), 12 (Responsible Consumption and Production), dan 13 (Climate Action).

TIM MEDIA KKN

post-image

Cegah Hipertensi, Mahasiswa KKN PK Unhas Gelar Skrining di Kelurahan Arawa

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN PK) Ke-69 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu di Kelurahan Arawa, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (20/7).

Program yang dilaksanakan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini hipertensi melalui pemeriksaan tekanan darah secara berkala yang dipadukan dengan edukasi kesehatan. Penanggung jawab program, Amirah Andini Putri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap tingginya kasus hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Lawawoi.

“Hipertensi esensial menempati urutan kedua dari sepuluh penyakit terbanyak berdasarkan Laporan Bulanan Kesakitan Terbanyak UPT Puskesmas Lawawoi bulan Juni 2026,” ujar Amirah.

Kegiatan ini diikuti masyarakat Kelurahan Arawa berusia 18 tahun ke atas melalui tahapan registrasi, pre-test, edukasi kesehatan, post-test, hingga skrining tekanan darah. Edukasi disampaikan menggunakan buku saku hipertensi yang membahas faktor risiko, gejala, komplikasi, pencegahan, pengendalian hipertensi, serta penerapan perilaku CERDIK dan PATUH.

Setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, peserta menerima buku saku hipertensi dan kartu kontrol tekanan darah sebagai media pembelajaran sekaligus pencatatan hasil pemeriksaan yang dapat digunakan saat pemeriksaan rutin di Posbindu PTM, Posyandu Lansia, Puskesmas, maupun fasilitas kesehatan lainnya. Program ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN PK Ke-69 Unhas berharap dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat dalam mencegah hipertensi sekaligus memperkuat sinergi antara mahasiswa, masyarakat, Pemerintah Kelurahan Arawa, dan UPT Puskesmas Lawawoi dalam mendukung upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

TIM MEDIA KKN

post-image

Cegah Diare Sejak Dini, Mahasiswa KKN Unhas Edukasi PHBS ke Siswa SDN 2 Benteng

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui Edukasi Pencegahan Diare di UPT SD Negeri 2 Benteng, Kelurahan Panreng, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (20/7).

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran 25 siswa mengenai pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sebagai upaya mencegah diare sejak usia sekolah. Edukasi disampaikan melalui media poster, demonstrasi cuci tangan pakai sabun (CTPS), sesi tanya jawab interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswa. Kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

Penanggung jawab program, Aisyah Fitriani Ramadhan, menjelaskan bahwa diare masih menjadi salah satu penyakit yang sering dialami anak usia sekolah, padahal sebagian besar kasusnya dapat dicegah melalui penerapan PHBS secara konsisten.

“Melalui kegiatan ini kami mengajak adik-adik memahami penyebab, cara pencegahan, dan pentingnya membiasakan hidup bersih dan sehat. Kami berharap kebiasaan sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun, memilih jajanan yang bersih, serta menjaga kebersihan diri dan lingkungan dapat terus diterapkan, baik di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, siswa mengikuti seluruh rangkaian edukasi dengan antusias, mulai dari memperhatikan materi, mempraktikkan enam langkah cuci tangan pakai sabun, hingga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab dan post-test sebagai evaluasi pembelajaran.

Melalui program ini, mahasiswa KKN PK Ke-69 Unhas berharap pengetahuan yang diperoleh siswa dapat mendorong penerapan PHBS secara konsisten sehingga membantu menurunkan risiko diare serta membentuk kebiasaan hidup sehat sejak dini.

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK