post-image

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Keselamatan Berkendara dan Pertolongan Pertama bagi Generasi Pesisir

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja bertajuk "Siaga di Darat, Sigap di Laut: Edukasi Keselamatan Berkendara dan Pertolongan Pertama bagi Generasi Pesisir" untuk siswa kelas 9 di MTs DDI Cambalagi, Desa Tupabbiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Selasa (21/07).

Program ini merupakan salah satu bentuk pemberdayaan desa yang berfokus pada peningkatan pengetahuan dan kesiapsiagaan generasi muda pesisir terhadap potensi kecelakaan di darat maupun di laut. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi interaktif kepada siswa, meliputi edukasi keselamatan berkendara, keselamatan saat beraktivitas di laut, serta praktik dasar pertolongan pertama.

Penanggung jawab program, I Gusti Bagus Agung Amanta Pradipa, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai upaya membangun budaya keselamatan sejak dini, khususnya bagi masyarakat pesisir yang memiliki mobilitas tinggi baik di jalan maupun di laut.

"Generasi pesisir memiliki risiko yang cukup tinggi terhadap kecelakaan, baik saat berkendara maupun ketika beraktivitas di laut. Melalui edukasi ini, kami berharap peserta tidak hanya memahami pentingnya keselamatan, tetapi juga memiliki kemampuan dasar memberikan pertolongan pertama," ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan mendapat dukungan dari pihak sekolah serta pemerintah desa yang turut memfasilitasi jalannya program. Salah satu guru MTs DDI Cambalagi, Saniah memberikan apresiasi atas pelaksanaan program tersebut karena dinilai relevan dengan kondisi masyarakat Desa Tupabbiring.

"Program ini sangat bermanfaat karena memberikan pengetahuan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari para siswa. Kami berharap edukasi seperti ini dapat terus dilakukan agar kesadaran mengenai keselamatan dan kemampuan memberikan pertolongan pertama semakin meningkat," ungkapnya.

Program edukasi keselamatan dan mitigasi kecelakaan ini sejalan dengan pencapaian SDG 3 Kehidupan Sehat dan Sejahtera (Good Health and Well-being), khususnya target mengurangi angka kematian serta cedera akibat kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan pencegahan cedera di kawasan pesisir melalui keterampilan pertolongan pertama.

TIM MEDIA KKN