post-image

Kenalkan HERBASI, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Seminar di Desa Kampale

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Desa Kampale, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (15/7).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Desa Kampale Ashar Sose SE, tokoh masyarakat, tokoh agama, tenaga pendidik, dan organisasi PKK, serta diikuti secara daring oleh Dosen Pendamping Kegiatan Andi Syastiawan SPt MSi.

Program yang dipaparkan mencakup delapan bidang kerja, terdiri atas satu program unggulan kelompok dan tujuh program individu dari berbagai disiplin ilmu. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah HERBASI (Herbal Edukasi dan Aksi Mandiri), yaitu pengembangan kebun herbal edukatif berbasis QR Code sebagai media informasi mengenai manfaat, cara pengolahan, dan penggunaan tanaman herbal yang tepat dan aman. Program ini sejalan dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, sekaligus mendorong pemanfaatan tanaman obat secara berkelanjutan di Desa Kampale.

Pada sesi diskusi yang berlangsung hidup, Guru SD Negeri 13 Tanrutedong menyampaikan harapannya agar program-program yang dipaparkan dapat menjangkau seluruh wilayah Desa Kampale, tidak terbatas pada dusun tertentu saja.

"Semoga seluruh program kerja yang telah dipaparkan dapat menjangkau semua dusun di Desa Kampale, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PKK mengusulkan agar program hidroponik yang telah dirintis oleh KKN sebelumnya dapat dikembangkan kembali. Seluruh program yang dipaparkan mendapat tanggapan positif dari peserta seminar. Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan program kerja di Desa Kampale.

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Hadirkan Program Digitalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan Lalebata


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) memaparkan sejumlah program berbasis digitalisasi dan pemberdayaan masyarakat dalam seminar program kerja yang berlangsung di Kantor Kelurahan Lalebata, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan, Rabu (15/07).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Panca Rijang, Muslihat, S.E., M.A.P., Lurah Lalebata, Hj. Yusmiati, S.Pt., beserta jajaran perangkat kelurahan, Tim Penggerak PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, kepala lingkungan, hingga tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

Lurah Lalebata, Hj. Yusmiati S.Pt., mengapresiasi dan mendukung penuh seluruh rancangan program kerja dari mahasiswa KKN. Ia berharap semua program dapat di aplikasikan kepada masyarakat kelurahan Lalebata.

“Pemerintah kelurahan sangat mendukung program program dari mahasiswa KKN, kami berharap kehadiran mahasiswa KKN tidak hanya sekedar menjalankan program kerja, tetapi juga mampu membangun kolaborasi yang baik dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Mahasiswa KKN Kelurahan Lalebata, M. Arham Jalal A.R. Bando, memaparkan sepuluh program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN. Program tersebut meliputi digitalisasi dan pembaharuan sistem informasi dan pelayanan Kelurahan Lalebata, serta penyuluhan terkait gerakan peduli lingkungan dan sikap bijak dalam menggunakan gadget bagi siswa SD.

Selain itu ada juga program pembuatan biopori organik dan tempat sampah anorganik, pembuatan plang nama jalan, pemanfataan minyak jelantah untuk pembutan sabun cuci, serta pembuatan media sosial kelurahan sebagai sarana penyampaian edukasi.

“Seluruh rancangan program kerja ini merupakan hasil purifikasi dari observasi lapangan, serta diskusi intensif bersama masyarakat. Kami tidak datang membawa teori kaku, melainkan menawarkan instrumen inovasi yang adaptif untuk mengeskalasi potensi maupun masalah yang ada di Kelurahan Lalebata,” Ujar M. Arham Jalal A.R Bando.

Seminar berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari pemerintah kelurahan dan tokoh masyarakat terkait pelaksanaan program kerja. Melalui sinergi tersebut, mahasiswa KKN berharap seluruh program dapat berjalan optimal dan memberikan dampak berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat di Kelurahan Lalebata.

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Usung Program Penguatan Literasi di Desa Bontokassi


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Kantor Desa Bontokassi, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan, Rabu (15/07). 

Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Bontokassi, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, Babinsa, Binmas, pengelola perpustakaan desa, Rumah Baca Pangadakkang, Karang Taruna, serta masyarakat setempat. Dalam forum tersebut, mahasiswa memaparkan sejumlah program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi dan wawancara awal bersama pemerintah desa, pihak sekolah, serta warga. 

Sebagai bagian dari KKN Tematik Literasi Unhas yang bermitra dengan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), program-program yang dipresentasikan merupakan turunan dari tema penguatan literasi yang disesuaikan kebutuhan Desa Bontokassi. Program tersebut meliputi penguatan budaya baca dan tulis, optimalisasi taman baca masyarakat dan perpustakaan desa, pendampingan kegiatan literasi, serta edukasi bagi berbagai kelompok usia.

Kepala Desa Bontokassi, Muhammad Aksin Suarso, S.S., M.Pd., berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Ia juga mengingatkan agar program yang telah dirancang dapat dijalankan secara maksimal.

“Programkanlah yang kira-kira bisa dilaksanakan, dan laksanakan apa yang telah diprogramkan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh unsur desa untuk mendukung pelaksanaan program mahasiswa KKN. “Mari kita berkolaborasi dalam menyukseskan program ini, sehingga kita akan mendapatkan hasil yang otomatis kita harapkan,” katanya.

Sementara itu, Ketua BPD Bontokassi, Makkaraeng, S.E. Dg. Nyomba, berharap mahasiswa dapat berperan aktif dalam memperkuat budaya literasi di desa melalui pemanfaatan taman baca masyarakat dan perpustakaan desa.

“Hari ini saya minta kepada anak-anak KKN untuk lebih proaktif lagi di masyarakat di dalam meningkatkan taman baca dan budaya tulis itu tadi,” ungkapnya.

Melalui seminar program kerja ini, mahasiswa KKN Tematik Literasi Gelombang 116 Unhas bersama Pemerintah Desa Bontokassi berkomitmen membangun kolaborasi untuk meningkatkan budaya literasi masyarakat serta mengoptimalkan potensi fasilitas literasi yang telah tersedia di desa. SDGS

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK