post-image

Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasikan Peran PPID di Leang-Leang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Keterbukaan Informasi Publik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik dan Peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Kantor Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Kamis (16/07).

Program ini bertujuan mengedukasi aparatur kelurahan dan masyarakat mengenai hak warga negara dalam mengakses informasi publik serta pelayanan informasi resmi dari instansi pemerintah. Kegiatan tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 16 tentang Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh melalui penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel di tingkat lokal.

Penanggung jawab program kerja, Hexa Qanita Aulia Rizky Majid, menjelaskan bahwa pemahaman mengenai keterbukaan informasi publik perlu dimiliki oleh aparatur maupun masyarakat agar hak atas informasi dapat terpenuhi secara optimal.

"Masyarakat dan aparatur kelurahan perlu memahami hak mereka atas informasi publik, sehingga pelayanan yang diberikan pemerintah bisa lebih terbuka dan mudah diakses," ujar Hexa.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program, kegiatan menghadirkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Maros, Wahyudi S., S.TP., M.M., sebagai narasumber. Ia menjelaskan peran strategis PPID sebagai pintu utama pelayanan informasi publik, termasuk mekanisme pengajuan permohonan informasi hingga tata cara penanganan informasi yang dikecualikan.

"Masyarakat tidak perlu mendatangi setiap instansi pemerintah untuk memperoleh informasi publik, cukup melalui PPID sesuai prosedur yang berlaku," ujar Wahyudi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap pemahaman masyarakat dan kesiapan Kelurahan Leang-Leang dalam mengimplementasikan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) terus meningkat sehingga pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan inklusif dapat terwujud.

TIM MEDIA KKN