Cegah Diabetes Sejak Dini, Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Edukasi Gizi di Kelurahan Bilokka
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 69 Posko Kelurahan Bilokka menggelar program kerja bertajuk “MADISING: Modifikasi Asupan Diet Sehat berbasis Pangan Lokal untuk Pengendalian Diabetes.” Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Bilokka, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Rabu (29/07).
Program ini digagas sebagai langkah konkret untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan dan pengendalian Diabetes Melitus melalui pendekatan edukasi gizi berbasis pangan lokal. Penanggung jawab kegiatan, Sabrina Ramadhani, mengungkapkan, program ini dirancang khusus untuk membimbing masyarakat agar lebih memahami prinsip pola makan sehat, khususnya dengan mempraktikkan konsep 3J (Jumlah, Jenis, dan Jadwal) dalam konsumsi harian.
“Kami berharap edukasi ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat Bilokka mengenai Diabetes Melitus, khususnya dalam menerapkan pola makan sehat sesuai prinsip 3J agar menjadi kebiasaan sehari-hari sejak usia muda,” ujar Sabrina.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta, diikuti dengan penyampaian materi komprehensif mengenai bahaya Diabetes Melitus, penerapannya melalui prinsip 3J, serta pengenalan panduan gizi seimbang “Isi Piringku.”
Guna memberikan pemahaman praktis, kegiatan dilanjutkan dengan demo memasak menu rendah gula yang memanfaatkan potensi pangan lokal setempat. Peserta diajak mencicipi olahan sehat tersebut, membagikan buku resep rendah gula sebagai panduan mandiri, dan diakhiri dengan pengerjaan post-test sebagai evaluasi efektivitas edukasi.
Melalui inisiatif ini, mahasiswa KKN-PK Unhas berharap masyarakat Kelurahan Bilokka dapat mengadopsi pola hidup dan pola makan yang lebih sehat secara berkelanjutan. Langkah promotif dan preventif ini sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-3, yaitu Good Health and Well-being (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), khususnya dalam menekan angka penyakit tidak menular melalui edukasi kesehatan masyarakat di tingkat lokal.



