post-image

Mahasiswa KKN-T Unhas Kenalkan Aplikasi Plantix untuk Identifikasi Kondisi Tanaman di Desa Cenrana

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan sosialisasi dan demonstrasi penggunaan aplikasi Plantix sebagai salah satu program kerja di bidang pertanian, Desa Cenrana, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Jumat (24/7). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman petani mengenai pemanfaatan teknologi digital dalam mengidentifikasi penyakit tanaman, serangan hama, serta indikasi kekurangan unsur hara secara cepat dan praktis. 

Mahasiswa KKN-T memperkenalkan Plantix sebagai aplikasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang mampu menganalisis kondisi tanaman melalui foto yang diambil menggunakan kamera telepon pintar. Selain menampilkan hasil identifikasi, aplikasi ini juga memberikan informasi mengenai penyebab kerusakan tanaman beserta rekomendasi penanganannya.

Selanjutnya, peserta mengikuti demonstrasi penggunaan aplikasi mulai dari proses mengunduh, membuat akun, hingga melakukan identifikasi kondisi tanaman secara langsung. Pada sesi praktik, peserta mencoba memotret bagian tanaman yang mengalami gejala tertentu untuk melihat hasil analisis yang diberikan aplikasi. 

Sebagai bentuk evaluasi, mahasiswa KKN mewawancarai salah satu peserta, Firman, mengenai manfaat aplikasi Plantix. Menurutnya, aplikasi tersebut memberikan kemudahan bagi petani dalam mengenali penyakit tanaman sejak dini.

"Cukup membantu karena penyakit tumbuhan bisa terdeteksi melalui aplikasi. Jadi akan sangat membantu masyarakat untuk mengetahui penyakit tanamannya," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN-T Gelombang 116 Unhas berharap masyarakat Desa Cenrana semakin terbuka terhadap pemanfaatan teknologi digital dalam sektor pertanian. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Ajak Siswa SDN 1 Allakuang Rajin Sikat Gigi

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja individu GEMAS (Gerak Menyikat Gigi Agar Sehat) bagi siswa kelas III di UPT SD Negeri 1 Allakuang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (23/07).

Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan gigi berlubang serta keterampilan menyikat gigi yang benar melalui edukasi interaktif dan game edukatif. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, dengan menanamkan kesadaran menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini.

Kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pengetahuan awal siswa, dilanjutkan pemaparan materi seputar fungsi gigi, penyebab gigi berlubang, hingga teknik menyikat gigi yang benar. Pemahaman siswa kemudian diperkuat lewat demonstrasi menyikat gigi menggunakan phantom gigi, pemutaran lagu edukasi, serta game mengurutkan langkah-langkah menyikat gigi, sebelum ditutup dengan post-test dan pemberian hadiah bagi siswa yang aktif berpartisipasi.

Penanggung jawab program, Nurul Mawaddah dari Program Studi Pendidikan Dokter Gigi Unhas, menyampaikan bahwa pembiasaan menjaga kesehatan gigi sejak sekolah dasar penting untuk mencegah gigi berlubang.

"Kami berharap siswa tidak hanya memahami materi, tapi juga bisa mempraktikkan teknik menyikat gigi yang benar sebagai kebiasaan sehari-hari," ujar Nurul.

Kepala UPT SD Negeri 1 Allakuang, Muhammad Basri, S.Pd, M.Si, mengapresiasi pelaksanaan Program GEMAS yang dinilainya bermanfaat bagi siswa. Ia berharap edukasi semacam ini dapat terus disertai demonstrasi langsung agar siswa lebih mudah menerapkan teknik menyikat gigi yang benar dalam kehidupan sehari-hari.

"Penyampaian materi akan semakin efektif apabila disertai demonstrasi langsung, sehingga siswa lebih mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Muhammad Basri.

Melalui Program GEMAS ini, mahasiswa KKN Unhas berharap kebiasaan menyikat gigi yang benar dapat tertanam sejak dini pada siswa SD Negeri 1 Allakuang, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesehatan gigi dan mulut mereka ke depannya.

TIM MEDIA KKN

post-image

Mahasiswa KKN Unhas Olah Barongko Ubi Ungu Atasi Hipertensi di Bangkai

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Bangkai melaksanakan program Demonstrasi Pembuatan Menu Sehat Ramah Hipertensi Berbasis Pangan Lokal di Aula Kantor Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kamis (23/07).

Kegiatan ini merupakan respons atas tingginya kasus hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Lawawoi yang menempati peringkat kedua dari sepuluh penyakit terbanyak dengan 69 kasus pada Juni 2026. Program tersebut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui edukasi pola makan sehat berbasis pangan lokal.

Penanggung jawab program, Amaliah Zalsabila Yusuf, menjelaskan bahwa pemanfaatan ubi ungu dan pisang kepok sebagai bahan pangan lokal diharapkan menjadi alternatif menu sehat untuk membantu pengendalian hipertensi di masyarakat.

"Kita bisa manfaatkan potensi lokal yang ada sebagai solusi untuk membantu masyarakat mengendalikan hipertensi," ujar Amaliah.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan Barongko Ubi Ungu, inovasi makanan tradisional berbahan dasar ubi ungu dan pisang kepok dengan susu rendah lemak sebagai pengganti santan. Demonstrasi diawali dengan pretest, dilanjutkan edukasi mengenai hipertensi, praktik memasak secara interaktif, kemudian ditutup dengan posttest, pembagian leaflet, resep, dan doorprize.

Ketua PKK Kelurahan Bangkai mengapresiasi inovasi menu yang diperkenalkan.

"Ini adonannya agak kental karena menggunakan ubi ungu," ujarnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Profesi Kesehatan Unhas berharap masyarakat Kelurahan Bangkai semakin memahami pentingnya pola makan sehat serta mampu memanfaatkan pangan lokal sebagai alternatif menu untuk membantu pengendalian hipertensi secara berkelanjutan.

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK