post-image

KKN Internasional Gelombang 116: Unhas Buka Ruang Mahasiswa Mengabdi di Tingkat Global

Universitas Hasanuddin (Unhas) melepas 113 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Gelombang 116 yang akan melaksanakan program pengabdian masyarakat di tiga negara, yakni Malaysia, Jepang, dan Timor-Leste. Kegiatan pelepasan berlangsung di Ruang Senat Lantai 2 Gedung Rektorat Unhas, Rabu (10/6).

Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat (PBPM) Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., dalam laporannya menyampaikan pelaksanaan KKN Internasional Gelombang 116 mencakup jumlah peserta, negara tujuan, hingga mekanisme kegiatan yang akan dijalankan selama masa pengabdian.

Ia menjelaskan, KKN Internasional menjadi salah satu skema pengabdian yang diselenggarakan Unhas untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa mengimplementasikan ilmu dan keterampilan akademik dalam lingkungan masyarakat lintas negara.

“Melalui KKN Internasional, mahasiswa tidak hanya berkontribusi di tingkat lokal, tetapi juga memiliki kesempatan untuk berperan di tingkat global,” ujarnya.

Syarifuddin menyampaikan bahwa peserta KKN Internasional berasal dari berbagai fakultas dengan latar belakang keilmuan yang beragam. Keragaman tersebut menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung pelaksanaan program kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan.

Selain sebagai bentuk pengabdian, menurutnya, program ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman, membangun jejaring internasional, serta memperkenalkan nilai dan identitas Universitas Hasanuddin di lingkungan global.

Ia berpesan agar mahasiswa menjaga etika, sikap, dan profesionalisme selama menjalankan tugas di negara tujuan. Setiap peserta, kata dia, memiliki tanggung jawab untuk membawa citra positif almamater melalui setiap aktivitas yang dilakukan.

“Mahasiswa tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama Universitas Hasanuddin selama berada di lokasi KKN Internasional,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan KKN Internasional Gelombang 116, Unhas berharap mahasiswa mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperoleh pengalaman yang dapat memperkuat kapasitas dan wawasan mereka di masa mendatang.

                                                                                                                                                            TIM MEDIA KKN

post-image

Unhas dan BPOM Bekali Mahasiswa KKN-T Keamanan Pangan di Bantaeng

Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Pembekalan Khusus Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Keamanan Pangan Gelombang 116 di Gedung IPTEKS Unhas, Rabu (3/6).

Program hasil kolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini akan menerjunkan 70 mahasiswa ke sepuluh desa di Kabupaten Bantaeng, dengan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Mayora Indah Tbk dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Program ini turut sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 tentang Tanpa Kelaparan dan poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas, Dr Ir Syarifuddin Mabe Parenreng, ST MT, menjelaskan bahwa program ini merupakan proyek percontohan nasional yang melibatkan lima perguruan tinggi di Indonesia, dengan Unhas sebagai satu-satunya perguruan tinggi dari kawasan Indonesia Timur yang terlibat.

"Tujuannya agar sosialisasi keamanan pangan dari BPOM dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan menghasilkan data dasar (baseline) yang dapat digunakan untuk evaluasi program," ujarnya.

Syarifuddin menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dalam menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mempraktikkan ilmunya untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat," tambahnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Unhas berharap program KKN-T Keamanan Pangan dapat memperluas jangkauan edukasi BPOM di Kabupaten Bantaeng sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat.

TIM MEDIA KKN

post-image

Bimtek KKN Gelombang 116 Digelar, Unhas Siapkan Sistem Pendampingan Terintegrasi

Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (25/5).

Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan mahasiswa sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian bersama dosen pendamping, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan sistem pendampingan akademik dan kolaborasi lintas pihak.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian Kepada Masyarakat Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin M. Parenreng, S.T., M.T., IPU, menjelaskan bahwa pengelolaan KKN berada di bawah koordinasi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan melalui Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran.

“Setiap fakultas memiliki PIC KKN yang bisa membantu mahasiswa dalam urusan administratif maupun konfirmasi terkait pelaksanaan kegiatan," jelas Syarifuddin.

Ia menekankan pentingnya koordinasi tingkat fakultas dan pendampingan selama pelaksanaan program agar mahasiswa mendapat dukungan optimal, baik administratif maupun akademik.

"Dosen pendamping akan menjadi teman mahasiswa selama KKN. Mereka juga merupakan dosen pengampu mata kuliah yang nantinya memberikan penilaian kepada mahasiswa," ungkap Syarifuddin.

Dosen FT Unhas itu menambahkan bahwa selain Dosen Pendamping KKN (DPK), terdapat tim akselerasi lintas fakultas serta tim koordinasi mitra di setiap kabupaten untuk membantu mahasiswa menyelesaikan berbagai kendala selama pelaksanaan KKN.

Melalui Bimtek ini, Unhas berharap mahasiswa KKN Gelombang 116 mendapat kejelasan alur koordinasi dan pendampingan sebelum diterjunkan, sehingga pelaksanaan KKN dapat berjalan optimal dan bermanfaat bagi masyarakat.


TIM MEDIA DATA

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK