Melalui inisiatif strategis ini, Andi Rahma Dwidamayanti tidak hanya berhasil menyelesaikan program akademik secara impresif, tetapi juga turut mem
p2kkn@unhas.ac.id
Melalui inisiatif strategis ini, Andi Rahma Dwidamayanti tidak hanya berhasil menyelesaikan program akademik secara impresif, tetapi juga turut mem
Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat komitmen perlindungan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 melalui penyerahan simbolis kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Unhas, Kamis (9/7).
Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Unhas, Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin bersama BPJS Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan bahwa perlindungan jaminan sosial menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian masyarakat.
“Ketika mahasiswa melaksanakan KKN di berbagai daerah, tentu kita tidak menginginkan adanya risiko. Namun, jika terjadi hal yang tidak diharapkan, BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan dan layanan bagi mahasiswa,” ujarnya.
Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hari Sujana, mengapresiasi kepercayaan Unhas dan menegaskan komitmen untuk terus mendukung aktivitas mahasiswa di luar kampus.
“Kami siap berkolaborasi untuk memastikan keamanan, perlindungan, dan layanan apabila terdapat risiko terhadap mahasiswa selama KKN,” tuturnya.
Kolaborasi Unhas dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi wujud penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama antar-lembaga dalam mendukung pendidikan, pengabdian masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.
TIM MEDIA KKN
PT Semen Tonasa resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Assamaturu Universitas Hasanuddin (Unhas). Penerimaan ini berlangsung di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa (7/7).
Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., menyatakan bahwa skema kolaboratif ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi yang didapatkan selama perkuliahan.
“KKN adalah manifestasi pengetahuan yang diperoleh di kampus. Pastikan ilmu tersebut diimplementasikan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Hal yang tidak kalah penting, jaga nama baik almamater,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa bijaksana dalam bertindak serta menjaga profesionalisme sepanjang program pengabdian berlangsung.
Sementara itu, General Manager Communication, Legal & General Affairs PT Semen Tonasa, Muhammad Murshan, S.T., M.S.M. menekankan pentingnya kemitraan ini. Menurutnya, kolaborasi dunia pendidikan dan industri merupakan inovasi tepat untuk menjembatani mahasiswa agar siap kerja sekaligus matang dalam pengabdian.
“Mahasiswa berkolaborasi dengan PT Semen Tonasa, namun tetap ditempatkan di desa-desa sekitar perusahaan untuk membantu program pemberdayaan masyarakat. Gunakan kesempatan ini untuk mengenal PT Semen Tonasa sebagai perusahaan berskala nasional. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi karier masa depan,” tutur Murshan.
Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa juga dibekali materi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seluruh peserta diimbau mematuhi prosedur keselamatan, baik di lingkungan perusahaan maupun di lokasi penempatan, demi kelancaran pelaksanaan KKN-T Assamaturu.
TIM MEDIA KKN