post-image

KKN Tematik KIP Unhas Siapkan Program Penguatan Informasi Publik di Turikale

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan Seminar Program Kerja di Kantor Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Jumat (10/07). Kegiatan ini menjadi langkah awal pelaksanaan KKN sekaligus forum pemaparan program kerja yang akan dilaksanakan di Kelurahan Turikale, Boribellayya, dan Adatongeng.

Seminar dihadiri Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan, Fauziah Erwin, S.H., M.H., Camat Turikale, Nasruddin Baso, S.Hut., Lurah Turikale, Haris Yahya, Lurah Boribellayya Bahtiar, Lurah Adatongeng Gassing Ninri, S.Sos., Dosen Pendamping KKN (DPK), Dr. Ahmad Bahar, M.Si. dan Ishak Rahman, S.IP., M.Si., perangkat kelurahan, serta mahasiswa KKN Tematik KIP Universitas Hasanuddin. Berbagai program yang dipresentasikan disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dengan mengusung tema Keterbukaan Informasi Publik untuk mendukung transparansi dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat.

Ketua Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan Fauziah Erwin, S.H., M.H. menjelaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan hak masyarakat yang dijamin oleh undang-undang. Dalam pemaparannya, ia mengulas implementasi Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta standar layanan informasi publik di tingkat desa dan kelurahan.

"Menutup-nutupi informasi yang wajib diumumkan dapat menimbulkan konsekuensi hukum. Sebaliknya, membuka informasi yang seharusnya dikecualikan juga memiliki sanksi," ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap badan publik perlu memahami klasifikasi informasi agar pelayanan informasi dapat berjalan sesuai ketentuan.

"Karena itu, badan publik harus memahami dengan baik klasifikasi informasi yang dapat dibuka maupun yang harus dilindungi," jelas Fauziah.

Melalui seminar ini, diharapkan terjalin sinergi antara mahasiswa, Pemerintah Kecamatan Turikale, Pemerintah kelurahan, Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Selatan, dan masyarakat sehingga seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat keterbukaan informasi publik di Kecamatan Turikale.

TIM MEDIA KKN

post-image

Perkuat Keamanan Mahasiswa KKN, Unhas Hadirkan Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama BPJS Ketenagakerjaan memperkuat komitmen perlindungan bagi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 melalui penyerahan simbolis kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Unhas, Kamis (9/7).

Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran (Transdiva) Unhas, Ir. Sahriyanti Saad, S.Hut., M.Si., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin bersama BPJS Ketenagakerjaan. Ia menjelaskan bahwa perlindungan jaminan sosial menjadi langkah penting untuk memastikan keamanan mahasiswa selama melaksanakan pengabdian masyarakat.

“Ketika mahasiswa melaksanakan KKN di berbagai daerah, tentu kita tidak menginginkan adanya risiko. Namun, jika terjadi hal yang tidak diharapkan, BPJS Ketenagakerjaan hadir memberikan perlindungan dan layanan bagi mahasiswa,” ujarnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Makassar, I Nyoman Hari Sujana, mengapresiasi kepercayaan Unhas dan menegaskan komitmen untuk terus mendukung aktivitas mahasiswa di luar kampus.

“Kami siap berkolaborasi untuk memastikan keamanan, perlindungan, dan layanan apabila terdapat risiko terhadap mahasiswa selama KKN,” tuturnya.

Kolaborasi Unhas dan BPJS Ketenagakerjaan menjadi wujud penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui penguatan kerja sama antar-lembaga dalam mendukung pendidikan, pengabdian masyarakat, serta pembangunan berkelanjutan.

TIM MEDIA KKN

post-image

PT Semen Tonasa Resmi Terima Mahasiswa KKN-T Assamaturu Unhas

PT Semen Tonasa resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Assamaturu Universitas Hasanuddin (Unhas). Penerimaan ini berlangsung di Auditorium Kantor Pusat PT Semen Tonasa, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Selasa (7/7).


Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas, Dr. Ir. Syarifuddin Mabe Parenreng, S.T., M.T., IPU, ASEAN Eng., menyatakan bahwa skema kolaboratif ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi yang didapatkan selama perkuliahan.


“KKN adalah manifestasi pengetahuan yang diperoleh di kampus. Pastikan ilmu tersebut diimplementasikan agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Hal yang tidak kalah penting, jaga nama baik almamater,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk senantiasa bijaksana dalam bertindak serta menjaga profesionalisme sepanjang program pengabdian berlangsung.


Sementara itu, General Manager Communication, Legal & General Affairs PT Semen Tonasa, Muhammad Murshan, S.T., M.S.M. menekankan pentingnya kemitraan ini. Menurutnya, kolaborasi dunia pendidikan dan industri merupakan inovasi tepat untuk menjembatani mahasiswa agar siap kerja sekaligus matang dalam pengabdian.


“Mahasiswa berkolaborasi dengan PT Semen Tonasa, namun tetap ditempatkan di desa-desa sekitar perusahaan untuk membantu program pemberdayaan masyarakat. Gunakan kesempatan ini untuk mengenal PT Semen Tonasa sebagai perusahaan berskala nasional. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi karier masa depan,” tutur Murshan.


Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa juga dibekali materi penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Seluruh peserta diimbau mematuhi prosedur keselamatan, baik di lingkungan perusahaan maupun di lokasi penempatan, demi kelancaran pelaksanaan KKN-T Assamaturu.


TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK