post-image

Seminar Proker KKN 116 Unhas Hadirkan Papan Peta Informasi Desa Bulo Wattang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menyelenggarakan Seminar Program Kerja di Desa Bulo Wattang, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Rabu (15/07).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Bulo Wattang, Andi Wawan Indrawan S.IP., M.IP., perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, serta Dosen Pendamping Kegiatan (DPK), Dr Suharwan Hamzah SE., M.Si. Forum ini menjadi langkah awal dalam menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan kepada masyarakat.

Koordinator Desa KKN-T Unhas Bulo Wattang, Ichlasul Amal memaparkan program unggulan kelompok berupa Pembuatan Papan Peta Informasi Desa Berbasis Potensi Desa. Peta ini memuat batas wilayah, fasilitas umum, hingga potensi lokal.

"Papan peta informasi ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk arah, tetapi juga sebagai media edukasi, pelayanan informasi publik, dan promosi potensi desa," jelas Ichlasul.

Selain program kelompok, mahasiswa memperkenalkan tujuh program individu. Di antaranya inovasi branding dan QRIS UMKM, katalog digital, penyusunan poster sejarah desa, serta visualisasi data perangkat desa melalui Looker Studio. Dihadirkan pula edukasi hemat listrik, gerakan Gemar Makan Ikan (GEMARI), hingga penyuluhan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) bagi peternak.

Rangkaian program kerja ini dirancang selaras dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Di antaranya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat digitalisasi UMKM, serta SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dan SDGs 2 (Tanpa Kelaparan) melalui edukasi kesehatan ternak serta GEMARI.

TIM MEDIA KKN

post-image

Kenalkan Sembilan Program Kesehatan, Mahasiswa KKN Unhas Gelar Seminar di Tonrong Rijang

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Profesi Kesehatan Angkatan 69 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (14/07).

Program yang dipaparkan mencakup sembilan bidang unggulan berbasis promotif dan preventif kesehatan masyarakat. Koordinator Desa KKN, Faturrahman Abdurrasid Korosa, menjelaskan bahwa seluruh program kerja merupakan hasil observasi lapangan dan analisis kebutuhan masyarakat setempat, dan diharapkan mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Tonrong Rijang.

"Program kerja yang kami rancang merupakan hasil observasi dan identifikasi kebutuhan masyarakat bersama pemerintah desa serta tenaga kesehatan. Kami berharap seluruh program dapat berjalan dengan baik melalui dukungan dan partisipasi aktif masyarakat," ujar Faturrahman.

Sembilan program tersebut antara lain PERIKSA (Pelayanan Skrining Kesehatan Masyarakat), PINTAR (Pelatihan Interaktif Nilai Tanggap Aksi dan Respon Darurat), JAGOAN (Jaga Kebersihan, Aksi Optimal, dan Edukasi Kesehatan dengan PHBS), GESIT (Gerakan Sehat Cegah Hipertensi), SIGAP (Senyum Indah, Gigi Aman dengan Pelapisan Fluor), SIGEMAS (Sikat Gembira Menuju Anak Sehat), SEHATI (Sehat Tanpa Diabetes Melitus melalui Penerapan Pola Hidup Sehat), LENTERA (Literasi dan Edukasi Pemanfaatan Aplikasi Mobile JKN bagi Masyarakat), serta Aku Teman, Bukan Lawan: Edukasi Membangun Sekolah Ramah dan Bebas Bullying, sebagai wujud dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. 

Apresiasi disampaikan Kepala UPT Puskesmas Baranti, Muhammad Tang SKM MKes, yang menilai program tersebut sesuai kondisi dan kebutuhan kesehatan masyarakat Desa Tonrong Rijang.

"Program-program yang dipaparkan sangat relevan dengan permasalahan kesehatan yang ada di wilayah kerja kami. Saya berharap mahasiswa dapat melaksanakan seluruh kegiatan dengan baik dan terus berkoordinasi dengan Puskesmas," ungkapnya.

Dosen Pendamping KKN, Basir SKM MSc, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, sekaligus berharap mahasiswa mampu berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan secara profesional dan berkelanjutan. Seminar berlangsung antusias, ditandai berbagai masukan dan dukungan sebagai bentuk komitmen bersama menyukseskan program KKN Unhas di Desa Tonrong Rijang.

TIM MEDIA KKN

post-image

KKN Profesi Kesehatan Unhas Paparkan Delapan Program Kerja di Kelurahan Wette’e

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan Gelombang 69 Universitas Hasanuddin Posko Kelurahan Wette’e menggelar Seminar Awal Program Kerja di Kantor Kelurahan Wette’e, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidenreng Rappang, Selasa (14/07).

Kegiatan dihadiri Lurah Wette’e, Hastina, S.Sos., Kepala Puskesmas Bilokka, aparat kelurahan, kader kesehatan, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Sementara itu, Dosen Pendamping KKN (DPK), Rizky Chaeraty Syam, S.K.M., M.Kes., mengikuti kegiatan secara daring melalui Zoom Meeting.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa mempresentasikan delapan program kerja yang disusun berdasarkan hasil observasi lapangan serta data kesehatan wilayah kerja Puskesmas Bilokka dan Pustu Wette’e. Program tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis untuk deteksi dini penyakit tidak menular (PTM), pelatihan dokter cilik dan edukasi gizi seimbang, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi pencegahan anemia pada remaja putri, penyuluhan pola makan sehat untuk mencegah penyakit ulu hati, edukasi anti-bullying, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, serta edukasi gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting.

Lurah Wette’e, Hastina, S.Sos., mengapresiasi program-program yang telah dirancang mahasiswa karena dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik program-program yang telah dirancang karena disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat. Semoga seluruh kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kelurahan Wette’e,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kelurahan KKN-PK Gelombang 69 Universitas Hasanuddin, Abdillah Nur Azhim, menegaskan bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program pengabdian.

“Kami berharap seluruh program kerja yang telah dipaparkan dapat terlaksana dengan dukungan pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan masyarakat sehingga mampu memberikan dampak positif bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kelurahan Wette’e,” tuturnya.

Pelaksanaan program tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera melalui penguatan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan. Selain itu, kegiatan ini juga sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Dengan sinergi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, dan warga, seluruh program diharapkan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Kelurahan Wette’e.

TIM MEDIA KKN

Pilih jenis token yang ingin Anda cek:

Cek Token Peserta

Cek Status Pengajuan Registrasi KKN

Cek Token DPK

Cek Status DPK