post-image

Unhas dan BPOM Bekali Mahasiswa KKN-T Keamanan Pangan di Bantaeng

Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Pembekalan Khusus Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Keamanan Pangan Gelombang 116 di Gedung IPTEKS Unhas, Rabu (3/6).

Program hasil kolaborasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ini akan menerjunkan 70 mahasiswa ke sepuluh desa di Kabupaten Bantaeng, dengan dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Mayora Indah Tbk dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Program ini turut sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 2 tentang Tanpa Kelaparan dan poin 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan.

Kepala Subdirektorat Pendidikan Berbasis Pengabdian kepada Masyarakat Unhas, Dr Ir Syarifuddin Mabe Parenreng, ST MT, menjelaskan bahwa program ini merupakan proyek percontohan nasional yang melibatkan lima perguruan tinggi di Indonesia, dengan Unhas sebagai satu-satunya perguruan tinggi dari kawasan Indonesia Timur yang terlibat.

"Tujuannya agar sosialisasi keamanan pangan dari BPOM dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan menghasilkan data dasar (baseline) yang dapat digunakan untuk evaluasi program," ujarnya.

Syarifuddin menambahkan bahwa program ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus dalam menjawab persoalan nyata di tengah masyarakat.

"Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga mempraktikkan ilmunya untuk membantu menyelesaikan masalah yang dihadapi masyarakat," tambahnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Unhas berharap program KKN-T Keamanan Pangan dapat memperluas jangkauan edukasi BPOM di Kabupaten Bantaeng sekaligus memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu di tengah masyarakat.

TIM MEDIA KKN