Sasar Penguatan UMKM dan Digitalisasi, KKN Unhas Usung Program BERDAYA di Lompulle
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) sukses menggelar Seminar Program Kerja di Desa Lompulle, Kecamatan Ganra, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan, Kamis (16/07).
Forum ini menjadi ruang diskusi bagi mahasiswa untuk memaparkan sembilan program kerja yang telah disusun berdasarkan hasil observasi kebutuhan masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Lompulle, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Dosen Pendamping Lapangan (DPL).
Mahasiswa KKN-T Unhas, Mega Muniarti Lestari menjelaskan bahwa mereka menghadirkan satu program kolektif dan delapan program individu. Program kolektif yang menjadi unggulan bertajuk Bersama Mendorong Daya Saing Usaha (BERDAYA).
“Program tersebut difokuskan pada pendampingan UMKM desa melalui penguatan identitas usaha, pemasaran digital, administrasi keuangan sederhana, hingga digitalisasi lokasi via Google Maps,” ungkapnya.
Sementara itu, delapan program individu yang dicanangkan meliputi digitalisasi layanan administrasi desa berbasis QR Code, penguatan keuangan BUMDes, penyusunan peta potensi perikanan, pembuatan reflektor jalan tani, edukasi Smart Energy Corner, pembuatan video profil desa berbahasa Prancis, promosi Geopark Sungai Walannae, serta pendampingan QRIS bagi UMKM.
Rangkaian program inovasi ini dirancang selaras dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Di antaranya SDGs 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) lewat program BERDAYA, SDGs 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui digitalisasi layanan, SDGs 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) pada aspek keselamatan infrastruktur dan wisata, serta SDGs 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).
Melalui pelaksanaan program tersebut, Mega berharap mahasiswa KKN-T dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Desa Lompulle sekaligus mendorong terciptanya pembangunan desa yang lebih inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan.
TIM MEDIA KKN



