Mahasiswa KKNT Unhas Paparkan Program Inovasi Desa Berkelanjutan di Luwu Timur
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Aula Mini Kantor Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur, Jumat (10/07).
Seminar ini dihadiri oleh aparat desa, perwakilan PT Vale, pendamping desa, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga setempat. Kegiatan tersebut bertujuan menyampaikan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKNT berlangsung sebagai upaya mendukung pembangunan Desa Puncak Indah yang berkelanjutan.
Koordinator Desa, Qhalil Ayyilah Azzahwa, memaparkan sejumlah program prioritas yang telah dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan dan koordinasi bersama pemerintah desa, meliputi pelatihan AI Literacy dan Biodiversity berbasis Citizen Science, pengembangan alat komposter untuk pengolahan sampah organik, serta perancangan proses bisnis pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Seluruh program kerja yang kami rancang merupakan hasil observasi lapangan dan koordinasi bersama pemerintah desa. Kami berharap setiap program dapat menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Puncak Indah,” ungkap Zahwa.
Program yang dipaparkan tersebut turut mendapat sambutan positif dari pemerintah desa setempat. Aparat Desa, Endang Nawati, SM, menyatakan dukungannya terhadap seluruh rencana kerja yang ditawarkan oleh mahasiswa KKNT Unhas.
“Program-program yang dipaparkan sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif bagi Desa Puncak Indah,” ucapnya.
Sesi dilanjutkan dengan diskusi terbuka. Masyarakat diberi ruang menyampaikan masukan dan saran agar program kerja semakin selaras dengan kebutuhan riil di lapangan. Menutup kegiatan, Zahwa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Puncak Indah, PT Vale Indonesia, dosen pembimbing, dan seluruh masyarakat atas dukungan selama proses persiapan program. Menurutnya keberhasilan program ke depan bergantung pada sinergi semua pihak. Ia berharap kolaborasi ini dapat mewujudkan Desa Puncak Indah yang berkelanjutan sekaligus memperkuat inovasi berbasis potensi lokal.
TIM MEDIA KKN



