post-image

KKN-T Literasi Unhas Siap Hidupkan Perpustakaan Desa Sampulungan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Literasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Balai Desa Sampulungan, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sabtu (18/07).

Seminar yang dihadiri Kepala Bidang (Kabid) Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Takalar, St Nurhalisah, SPd, MM, Kepala Desa Sampulungan H. Sangkala Sikki, serta unsur masyarakat setempat ini memaparkan tujuh program kerja yang diamanahkan langsung oleh Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, meliputi pengelolaan perpustakaan, membaca nyaring, cerdas mengulas buku, menulis cerita, kunjungan literasi, membuat proyek, dan apresiasi literasi.

Nurhalisah menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN-T Literasi memberikan kontribusi besar dalam mendukung pengelolaan perpustakaan di Kabupaten Takalar, termasuk mempromosikan 1.000 buku bantuan dari Perpusnas yang telah didistribusikan ke sejumlah perpustakaan desa dan taman baca. Ia menyebut ada 520 perpustakaan di Takalar yang terbagi atas perpustakaan desa, kelurahan, dan sekolah.

“Kehadiran mahasiswa KKN akan membantu membuat perpustakaan lebih hidup serta mengoptimalkan pemanfaatan buku bacaan yang telah diberikan oleh Perpusnas pada Tahun 2024,” ujar Nurhalisah.

Lebih lanjut, ia berharap mahasiswa KKN dapat membantu mengakselerasi pendataan Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) di Desa Sampulungan, mengingat data tersebut menjadi syarat penting bagi perpustakaan untuk memperoleh bantuan dari pusat.

“Saya harap mahasiswa dapat membantu kami dalam penerbitan NPP,” harap Nurhalisah.

Melalui pendataan NPP ini, perpustakaan Desa Sampulungan diharapkan dapat lebih mudah mengakses bantuan buku dan program pembinaan dari pemerintah pusat. Upaya ini sejalan dengan SDGs 4 tentang Pendidikan Berkualitas. Kolaborasi antara mahasiswa KKN-T Unhas dan pemerintah daerah diharapkan mampu menumbuhkan budaya literasi yang berkelanjutan di tengah masyarakat Desa Sampulungan.